Olahraga

Olympic Jabar Amateur Open ke-5 Digelar 15-17 Juni di Gunung Geulis

JAKARTA : Olympic Jabar Amateur Open, yang merupakan salah satu turnamen golf amatir nasional kembali akan digelar di Gunung Geulis Country Club (West Course), Bogor, Jawa Barat, di gelar Selasa (15/6), yang diikuti 135 peserta putra dan putri dari seluruh Indonesia.

Menurut keterangan Ketua Panitia Olympic Jabar Amateur Open, (OJAO), Joyada Siallagan mengatakan turnamen bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, yakni, tanggal 15 – 17 Juni 2021. Turnamen ini juga didukung penuh Pengurus Provinsi Persatuan Golf Indonesia (Pengprov PGI) Jawa Barat Olympic Jabar Amateur Open (OJAO), kembali bergulir mulai besok, 15-17 Juni, di Gunung Geulis Country Club (West Course), Bogor, Jawa Barat.

Joyada Siallagan menyebutkan tujuan diadakannya OJAO ini untuk mencari bibit pemain golf yang handal, sekaligus pembinaan guna meningkatkan prestasi atlet-atlet golf junior.

” Salah satu target kita menggelar turnamen ini sebagai upaya mempersiapkan atlet yang memiliki jiwa kompetisi yang bagus, serta mampu berprestasi di ajang regional serta In  ternasional. Diluar untuk kepentingan atlit-atlit junior, OJAO ini juga sebagai upaya menggiatkan industri golf Indonesia yang lebih semarak, ” ujar Joyada Siallagan kepada Waspada, Senin, (14/6), di Jakarta.

Lebih jauh, putra kota turis Parapat ini menjelaskan sejauh persiapan yang telah dilakukan meliputi persiapan lapangan, apparel dan akomodasi atlet – atlet dan tentunya promosi melalui digital medsos dan undangan Pengprov PGI di beberapa daerah.Untuk lebih lengkapnya , nanti panitia dan direktur tekhnik akan menjelaskan lebih lanjut.

Di masa pandemi ini, Joyada Siallagan mengakui adalah masa yang paling sulit untuk cashflow untuk para golfer dan owner golf course. “Karena saya melihat harga yang tidak sesuai dengan budget, maka kita pindahkan di Gunung Geulis Golf Club, tegas Joyada Siallagan yang juga Presiden Ikatan Kuasa Hukum dan Advokat Pajak Indonesia (IKHAPI), ini.

Mengingat keadaan masih ditengah pandemi pihak penyelengara OJAO akan memberlakuka prtokol kesehatan (prokes) secara ketat. ” Kita menyadari bahwa keadaan negara kita masih dilanda pandemi maka kita mohon untuk mengirimkan atletnya seefektif mungkin dan menerapkan prosedur prokes yang ketat. Kita juga sebagai penyelenggara telah mempersiapakan tim kesehatan untuk terlebih dahulu melakukan swab antige kepada semua oficial, baik itu caddy, atlet dan semua support team, tukas Joyada Siallagan.

Joyada Siallagan sebagai ketua panitia OJAO Ke – 5 mengajak seluruh steak holder golf Indonesia untuk berkolaborasi dan bekerja sama untuk kemajuan golf. Disela – sela memberikan speech diakhir pidato penutupan OJAO Ke – 5, Joyada menuturkan ke semua pemprov, pemkot, dan pemkab untuk menghindari like and dislike ketika kita mengadakan suatu turnamen prestasi, bahkan seharusnya mendukung penuh supaya maksud dan tujuan untuk mencari bibit atlit yang unggul dan kompetitip adalah tugas kita bersama supaya maksud dan tujuan mencari bibit atlit yang unggul sesuai dengan cita – cita kita bersama. (j05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *